sergio ramos

Pemain bertahan asal Spanyol dan kini bermain untuk Real Madrid, Sergio Ramos. Ia dikenal sebagai pemain bertahan yang tidak kenal akan kompromi. Namun pemain yang dikenal sebagai pemain yang sangar itu dalam karirnya ia juga mengaku bahwa ia sempat takut dengan 3 pemain Barcelona saat berjumpa di atas lapangan.

Seperti diketahui, bahwa Real Madrid dan Barcelona tidak pernah menunjukan kata perdamaian di tanah Spanyol, pasalnya kedua itu saling berebut kekuasaan di ajang La Liga Spanyol, ataupun di setiap ajang kompetisi yang mereka ikuti. Namun Sergio Ramos juga mengungkapkan bahwa kesuksesan Barcelona tidak lain adalah banyaknya pemain yang berkualitas di dalam klub mereka.

“Banyaknya penyerang Barcelona seperti mantan pemain asal Brazil, Ronaldinho ia sangat sulit dihentikan kala kondisi nya sedang kedaan yang sangat bugar, ia bisa dimainkan diberbagai posisi, baik sebagi seorang gelandang maupun seorang penyerang. Namun di posisi manapun ia diamainkan pasti sangat sulit bagi lawannya untuk menghentikannya kala ia menguasai bola,” tutur Sergio ramos.

“Tidak hanya ronaldinho saja yang menakutkan bagi saya saat berhadapan dengan Barcelona, mereka mempunyai penyerang seperti Samuel Eto’o dan Zlatan Ibrahimovic pada waktu itu. Kedua pemain itu sangat sulit untuk dijaga apalagi dengan postur tubuh mereka yang cukup tebal dan mereka akan sangat ditakuti oleh pemain bertahan lawan.” Ungkap Sergio Ramos.

Selain menceritakan tentang pengalaman buruk nya terhadap para pemain Barcelona, ia juga sempat berbicara tentang keadaannya dan ia juga berusaha untuk memperbaiki semua permainannya di setiap pertandingan yang ia jalani bersama Real Madrid. Sesuatu yang ia lakukan saat ini adalah upaya dia agar bisa memperbaiki kesalahan yang pernah ia lakukan di masa lampau.

“Saya selalu berusaha menjadi pemain yang baik kala bermain di atas lapangan, dan itu saya lakukan guna merubah semua kesalahan masa lampau saya. Dan saya tidak ingin semua pihak kecewa terhadap saya maka dengan itu saya selalu mempelajari dimana kesalahan saya dan saya terus belajar dari pengalaman dan saya selalu menerima kritikan dari rekan satu tim,” tutup Ramos.

Comments are closed.